DPC PDI Perjuangan Gelar Pengobatan dan Makan Siang Gratis, Usung Jargon “Menangis Tertawa Bersama Rakyat”

Berita, Politik221 Dilihat

Pekalongan //kowarkanews.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan, khususnya di wilayah Jawa Tengah, menggelar kegiatan pengobatan gratis dan makan siang gratis bagi masyarakat pada tanggal 10. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Dapur Marhen yang dilaksanakan serentak oleh seluruh DPC PDI Perjuangan di Jawa Tengah.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan, H. Riswadi, SH, menyampaikan bahwa tanggal 10 dipilih karena bertepatan dengan hari ulang tahun PDI Perjuangan yang diperingati setiap 10 Januari. Momentum tersebut kemudian dijadikan sebagai hari pelayanan sosial kepada masyarakat.

“Saya sampaikan bahwa hari ini tanggal 10, seluruh DPC PDI Perjuangan, terutama Jawa Tengah, mengadakan kegiatan pengobatan gratis dan makan siang Marhen gratis dengan jargon ‘Menangis Tertawa Bersama Rakyat’,” ujar Riswadi.

Ia menambahkan, program Dapur Marhen dan pengobatan gratis tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh DPC PDI Perjuangan di Jawa Tengah sebagai bentuk kepedulian partai terhadap kondisi masyarakat.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang dinilai belum sepenuhnya membaik. Partai, kata dia, ingin hadir langsung memberikan manfaat nyata melalui layanan kesehatan gratis dan penyediaan makan siang bagi warga.

“Tujuannya yang pertama adalah menyikapi situasi yang minimal bisa membantu masyarakat dalam situasi ekonomi yang tidak baik-baik saja. Maka partai hadir di tengah-tengah masyarakat, membantu dalam pengobatan gratis dan menyediakan makan siang gratis,” jelasnya.

Ke depan, program tersebut direncanakan berlangsung secara rutin setiap tanggal 10 setiap bulan. Hal itu dilakukan agar kehadiran partai tidak hanya dalam momentum politik, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Harapan program ini akan dilaksanakan setiap bulan di tanggal 10. Partai hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam rangka perebutan kekuasaan, tetapi partai hadir untuk menyapa masyarakat. Jargon kami ‘Menangis Tertawa Bersama Rakyat’,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa sasaran kegiatan ini adalah seluruh masyarakat umum, tidak terbatas pada kader maupun struktural partai. Pihaknya mengakui sosialisasi program masih perlu ditingkatkan agar jangkauan penerima manfaat semakin luas.

“Sasarannya seluruh masyarakat umum, tidak hanya struktural partai. Kami menyadari mungkin sosialisasi kita masih kurang, ini akan menjadi evaluasi. Harapannya bulan berikutnya akan kita perbaiki agar lebih baik lagi sesuai keinginan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Riswadi juga menanggapi pertanyaan terkait operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan. Ia menyatakan keprihatinannya sebagai masyarakat sekaligus bagian dari dunia politik.

“Kami selaku masyarakat Kabupaten Pekalongan dan bagian dari perpolitikan ikut prihatin. Harapannya kami menghargai aparat penegak hukum untuk menyelesaikannya. Saya yakin akan ada penegakan hukum yang benar bagi kita,” pungkasnya. (Herput)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *