Kendalikan Inflasi Jelang Idulfitri, Pemkab Demak Intensifkan Operasi Pasar

Berita, Daerah228 Dilihat

Demak //kowarkanews.com – Untuk mengendalikan inflasi, Pemerintah Kabupaten Demak berupaya menjaga ketersediaan pasokan melalui pemantauan stok dan distribusi secara berkala, serta memastikan kelancaran distribusi, terutama menjelang puncak arus mudik dan hari raya.

Hal itu disampaikan Bupati Demak Eisti’anah, pada high level meeting untuk pengendalian inflasi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 1447 H/2026 M, di Gradhika Bina Praja, Kamis (5/3/2026). Menurutnya, pihaknya juga akan mengintensifkan operasi pasar dan pasar murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, agar harga kebutuhan pokok tetap terjangkau. Penguatan komunikasi publik juga akan dilakukan untuk mencegah terjadinya panic buying, yang dapat memicu kenaikan harga.

“Pengendalian inflasi bukan hanya soal menjaga angka statistik. Namun lebih dari itu, pengendalian inflasi adalah upaya menjaga daya beli masyarakat dan memastikan kesejahteraan tetap terjaga, khususnya di bulan suci yang penuh berkah ini,” jelasnya.

Karenanya, lanjut bupati, diperlukan sinergi antarlintas sektor untuk mengendalikan inflasi.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Demak, Ahmad Nur Azizul Miftah menyampaikan data inflasi Februari 2026, yakni inflasi nasional tercatat sebesar 4,76 persen, sementara inflasi di Jawa Tengah berada pada angka 4,43 persen.

“Karena Kabupaten Demak mengacu pada pergerakan inflasi Kota Semarang, maka peningkatan tersebut perlu diantisipasi melalui penguatan koordinasi, komunikasi efektif antar-OPD, sinergi dengan instansi vertikal, serta pengendalian pasokan dan distribusi kebutuhan pokok selama Ramadan, hingga menjelang Idulfitri yang secara historis selalu mengalami kenaikan,” kata Miftah. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *