Gubernur Jateng Ahmad Lutfi Tanggapi Laporan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Terkait Jalan Rusak

Berita, Daerah129 Dilihat

Pekalongan //kowarkanews.com – Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menanggapi langsung terkait kondisi jalan rusak di jalur Wirdesa – Kajen. Tanggapan ini disampaikan Gubenur Jateng saat bertemu dengan Bupati Pekalongan, Hj Fadia Arafiq dalam kegiatan retrer di Akmil Magelang. Dikatakan, dalam waktu dekat dia akan melakukan pengecekan kerusakan jalan di jalur Wiradesa hingga Kajen.

Saat ini, DPU Provinsi Jateng sedang menginventarsir sejumlah jalan jalan di wilayah Kota maupun Kabupaten Pekalongan yang menjadi kewenangan Pemrov Jateng. Selama dua minggu dilakukan melakukan pengecekan ke beberapa jalan milik Pemprov Jateng yang rusak.

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Jateng dalam unggahan video yang dikirimkan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (ProKompim) Kabupaten Pekalongan kepada sejumlah wartawan. Dalam uanggahan video ini, Bupati Pekalongan yang sedang retret di Akmil Magelang bertemu dengan Ahmad Lurhfi. Dengan mengenakan seragam komando cadangan (komcad), dia mengatakan kondisi jalan di jalur Wiradesa – Kajen yang rusak parah.

”Masyarakat Kabupaten Pekalongan, kita dengarkan tanggapan dari Bapak Gubernur Jawa Tengah,” kata Fadia dalam unggahan video tersebut.

Selanjutnya Gubernur Jateng langsung menanggapi, dari DPU Provinsi Jateng sekarang sedang menginventarisir lokasi mana saja di Kota dan Kabupaten Pekalongan yang akan diakselerasi. Diagendakan, sekitar dua minggu ke depan Ahmad Luthfi akan mengecek kondisi jalan rusak di wilayah Pekalongan. Termasuk jalan di sepanjang jalur Wiradesa sampai ke Kecamatan Kajen yang merupakan kewenangan Pemprov Jateng.

”Semangat, semangat, dan semangat untuk masyarakat Kabupaten Pekalongan,” tandas Gubernur Jateng mengakhiri pembicaraan ini.

Kemudian Bupati Pekalongan mengatakan kondisi jalan rusak di wilayah kerjanya sudah dilaporkan ke Gubernur Jateng. Untuk itu, masyarakat Kabupaten Pekalongan diminta untuk bersabar menunggu jalan jalan itu diperbaiki. Sebab Gubernur Jateng baru saja dilantik sehingga perlu melakukan pengecekan lebih dahulu dan selanjutnya dianggarkan. (Beni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *