Kinerja Gemilang! NU Care-LAZISNU Pekalongan Laporkan Capaian 2024 yang Mengesankan

Berita, Daerah224 Dilihat

Pekalongan //kowarkanews.com  – NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Pekalongan menggelar Annual Report Tahun 2024 pada Jum’at (28/02/2025) di Aula Kampus ITS NU Pekalongan Lantai 3, Jalan Raya Karangdowo No. 9 Kedungwuni. Kegiatan ini dihadiri oleh Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pekalongan, KH. Baihaqi Anwar, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan yang juga Ketua NU Peduli Kabupaten Pekalongan, H. Ahsin Hana, Dewan Syariah LAZISNU KH. Imronudin, M.S.I, jajaran pengurus PCNU Kabupaten Pekalongan, para Ketua Lembaga PCNU Kabupaten Pekalongan, serta para Rais Syuriyah dan Ketua MWCNU se-Kabupaten Pekalongan dan segenap UPZIS MWCNU se-Kabupaten Pekalongan.

Ketua NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Pekalongan, H. Mujahidin, menyampaikan bahwa laporan tahunan ini bertujuan untuk menyampaikan capaian dan kinerja organisasi kepada jajaran PCNU dan MWCNU se-Kabupaten Pekalongan. Ia mengungkapkan bahwa perolehan Program Koin NU pada tahun 2024 mencapai Rp2,5 miliar, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,7 miliar. Keberhasilan ini, menurutnya, tidak lepas dari peran aktif MWCNU dalam menggerakkan program tersebut.

“Saat ini NU Care-LAZISNU masih fokus pada Program Koin NU. Kami juga mulai merambah Program Kotak Infak di toko-toko dan lembaga pendidikan. Harapannya, ada kerja sama yang lebih luas dengan lembaga seperti LP. Ma’arif,” ujar H. Mujahidin.

Dalam pentasyarufan dana, NU Care-LAZISNU mengacu pada lima pilar utama, yaitu NU Care Cerdas di bidang pendidikan, NU Care Berdaya di bidang ekonomi, NU Care Sehat di bidang kesehatan, NU Care Damai di bidang dakwah dan kemanusiaan, serta NU Care Hijau di bidang lingkungan hidup dan energi. Sebagai contoh, kerja sama dengan LPBINU dalam program NU Care Damai telah membantu penanganan bencana dengan menghimpun dana hampir Rp1 miliar.

NU Care-LAZISNU Kabupaten Pekalongan juga telah membentuk manajemen baru dengan semangat dan dedikasi tinggi untuk meningkatkan profesionalisme kerja. H. Mujahidin berharap agar setiap MWCNU juga membentuk admin LAZISNU guna memastikan transparansi dan efektivitas kerja organisasi. Ia juga mengusulkan agar kegiatan Annual Report serupa dilaksanakan di tingkat MWCNU sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, H. Ahsin Hana mengapresiasi kinerja NU Care-LAZISNU yang telah menunjukkan langkah konkret dalam mendukung berbagai program sosial dan kemanusiaan. Ia menyoroti dua program utama yang terbantu dengan adanya NU Care-LAZISNU, yakni pembangunan Gedung TPQ An-Nahdliyyah di kawasan relokasi warga Simonet terdampak rob di Desa Tratebang dengan anggaran Rp200 juta, serta penggalangan dana bagi korban bencana alam di Petungkriyono dan beberapa wilayah terdampak banjir, yang berhasil menghimpun hampir Rp1 miliar dalam waktu singkat.

“Kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi dan kerja keras NU Care-LAZISNU. Keberadaan lembaga ini menjadi pilar penting bagi kemandirian organisasi, sehingga sinergi antar kepengurusan harus terus diperkuat,” kata H. Ahsin.

Sementara itu, Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pekalongan, KH. Baihaqi Anwar, menekankan pentingnya menjaga koherensi dan keterhubungan dan kebersamaan dalam membangun organisasi yang mandiri. Ia mengingatkan bahwa kemandirian bukan berarti berjalan sendiri-sendiri, melainkan adanya sinkronisasi antara seluruh komponen dalam Nahdlatul Ulama.

“NU harus tetap kuat dengan menjaga kebersamaan. Program-program yang telah berjalan harus terus dikembangkan dengan melibatkan seluruh elemen NU, sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan penghargaan kepada UPZIS MWCNU untuk dua kategori, yaitu kategori UPZIS dengan Tata Kelola Admistrasi yang baik dan kategori UPZIS dengan perolehan KOIN NU terbanyak.

UPZIS MWCNU dengan kategori Tata Kelola Adminstrasi terbaik I diraih UPZIS Wiradesa, terbaik II UPZIS Doro dan Terbaik III UPZIS Kesesi, sedangkan untuk UPZIS dengan perolehan KOIN NU terbanyak I diraih UPZIS Karangdadap, Terbaik II UPZIS Paninggaran dan terbaik III UPZIS Doro.

Dengan adanya Annual Report ini, NU Care-LAZISNU berharap dapat terus meningkatkan kinerja dan jangkauan programnya, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan. (Hato)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *