Viral !! Influencer Pemalang Dukung LGBT

Anggota DPRD PKB : "Tabrak Hukum dan Agama"

Berita, Uncategorized560 Dilihat

Pemalang //kowarkanews.com – Sebuah video yang memperlihatkan seorang influencer asal Pemalang secara terang-terangan menyatakan dukungan terhadap kelompok LGBT mendadak viral di berbagai platform media sosial. Video ini segera memicu kegaduhan dan sorotan publik, termasuk kritik tajam dari berbagai kalangan masyarakat yang menilai dukungan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai agama, hukum, dan moral bangsa Indonesia.

Menanggapi hal ini, Anggota DPRD Kabupaten Pemalang dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Heru Kundiamiraso, menyampaikan keprihatinan mendalamnya.

Heru Kundiamiraso menegaskan bahwa tindakan influencer tersebut merupakan pelanggaran serius. “LGBT secara hukum di Indonesia kan dilarang. Secara norma agama juga tidak dibenarkan. Mengkampanyekan LGBT sama saja dengan sikap terbuka menabrak hukum dan norma agama,” kata Heru pada Jumat (4/7/2025).

Ia menambahkan bahwa sebagai tokoh publik, seorang influencer memiliki tanggung jawab moral yang besar terhadap konten yang mereka sampaikan ke publik. Konten semacam ini, menurut Heru, berpotensi menimbulkan keresahan sosial yang luas.

Heru menekankan bahwa penolakan ini bukan ditujukan pada pribadi influencer tersebut, melainkan pada perilakunya. “Kami tidak memusuhi orangnya, tapi memusuhi, menentang, dan melawan perilakunya yang jelas-jelas melanggar norma agama dan hukum di negeri ini. Perilaku LGBT bertentangan dengan etika dan moral bangsa,” ujar Heru.

Ia juga menegaskan bahwa siapa pun yang secara terbuka menyiarkan konten dukungan terhadap LGBT harus siap berhadapan dengan reaksi masyarakat. Menurutnya, kebebasan berekspresi dalam demokrasi tidak berarti kebebasan tanpa batas, melainkan harus tetap berada dalam koridor hukum, etika, moral, dan agama yang berlaku.

“Pemerintah harus hadir dan melindungi rakyat dari konten-konten yang dapat merusak moral generasi bangsa,” tambah Heru, menyerukan peran aktif pemerintah dalam mengatasi penyebaran konten yang dinilai merugikan.

Di media sosial, influencer berinisial D menjadi sorotan utama karena dinilai terlalu vulgar dalam menyampaikan dukungannya terhadap LGBT. Banyak warganet menyuarakan kekecewaan dan menghujat tindakan tersebut.

Heru berharap kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pihak, terutama tokoh publik dan pembuat konten, untuk lebih bijak dalam menyampaikan pesan kepada khalayak luas. Ia secara spesifik meminta agar influencer yang bersangkutan secepatnya menarik semua konten yang mengkampanyekan LGBT karena dinilai telah membuat kegaduhan dan meresahkan masyarakat. (Herput)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *