KAJEN //Kowarka News – Polres Pekalongan menggelar Bhayangkara Cup Drag Bike Pemula 2026 di Alun-alun Kajen sebagai upaya memberikan wadah resmi bagi para pegiat otomotif sekaligus menekan maraknya aksi balap liar di jalan raya. Kegiatan yang diikuti hampir 600 pembalap dari berbagai daerah itu mempertandingkan 22 kelas perlombaan, Minggu 05/07/26.
Kapolres Pekalongan AKBP.RACHMAD C. YUSUF S.I.K.,M.Si, menyampaikan, kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi agar para pembalap muda menyalurkan hobi di lintasan yang aman dan legal.
“Kami ingin para pembalap otomotif menjadi role model dalam berlalu lintas. Jangan lagi balapan di jalan umum karena sudah ada wadah resmi untuk menyalurkan bakat mereka,” ujarnya.
Menurut Kapolres, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan pembalap-pembalap berprestasi asal Kabupaten Pekalongan sekaligus mengubah pola pikir masyarakat bahwa balapan harus dilakukan di lintasan resmi, bukan di jalan raya yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Ia menegaskan, salah satu tujuan utama penyelenggaraan Bhayangkara Cup adalah memberikan edukasi kepada masyarakat agar praktik balap liar dapat ditekan.
“Balap liar sangat mengganggu masyarakat dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Karena itu kami mengajak para pecinta otomotif menyalurkan hobinya melalui kompetisi resmi seperti ini,” katanya.
Selama ini, lanjut Kapolres, Polres Pekalongan juga terus melakukan patrol dan tindakan preventif di sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi balap liar. Kehadiran event resmi diharapkan menjadi solusi pembinaan yang lebih efektif dibanding hanya mengedepankan penindakan.
Selain pembinaan olahraga otomotif, penyelenggaraan kejuaraan tersebut juga diyakini memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Ratusan peserta beserta pendukungnya mendatangi kawasan Alun-alun Kajen sehingga turut menggerakkan aktivitas para pelaku usaha kecil dan pedagang kaki lima.
Ketua Panitia, Haryo Yudo, mengapresiasi dukungan Polres Pekalongan, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan event tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres beserta seluruh jajaran dan semua dinas yang telah mendukung kegiatan ini. Harapan kami, event ini bisa membantu mengurangi angka balap liar dan menjadi wadah bagi para pembalap pemula,” ujarnya.
Haryo juga meluruskan jumlah peserta yang mengikuti perlombaan. Menurutnya, hingga pelaksanaan dimulai jumlah starter telah mencapai hampir 600 kendaraan, jauh di atas perkiraan semula.
“Starter hari ini sudah hampir 600 kendaraan. Mudah-mudahan acara berjalan lancar sampai selesai dan membawa berkah bagi seluruh pelaku UMKM di sekitar lokasi,” ujarnya.
Perlombaan dijadwalkan berlangsung selama satu hari dengan target penyelesaian sekitar pukul 17.00 WIB. Panitia berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan mematuhi seluruh aturan keselamatan selama kompetisi berlangsung.
Apresiasi juga datang dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Sumar Rosul, S.Ip, M.Ap, Ia menilai Bhayangkara Cup Drag Bike menjadi langkah positif dalam membina generasi muda sekaligus menekan aksi balap liar yang selama ini meresahkan masyarakat.
“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi anak-anak muda. Ini menjadi sarana edukasi sekaligus wadah resmi agar mereka tidak lagi melakukan balap liar di jalan. Mereka yang memiliki bakat bisa berkembang bahkan berpeluang menjadi pembalap nasional,” ujarnya.
Menurut Sumar, dampak kegiatan tidak hanya dirasakan oleh dunia otomotif, tetapi juga sektor ekonomi. Ramainya peserta dan penonton memberikan peluang usaha bagi para pelaku UMKM yang berjualan di sekitar arena perlombaan.
“Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, event seperti ini sangat membantu UMKM karena mereka bisa memperoleh tambahan penghasilan,” katanya.
Ia berharap Bhayangkara Cup Drag Bike dapat menjadi agenda rutin tahunan dengan skala yang terus ditingkatkan sehingga mampu menarik lebih banyak peserta dari berbagai daerah sekaligus menjadi daya tarik wisata olahraga Kabupaten Pekalongan.
Sumar juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama DPRD telah mengalokasikan anggaran pembangunan sirkuit di kawasan Wonopringgo sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga otomotif. Menurutnya, penyempurnaan fasilitas akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan teknis.
Dengan tingginya antusiasme peserta yang mencapai hampir 600 starter, Bhayangkara Cup Drag Bike Pemula 2026 diharapkan menjadi titik awal lahirnya pembalap-pembalap muda berprestasi sekaligus menjadi solusi nyata untuk mengurangi balap liar, meningkatkan kesadaran berlalu lintas, serta menggerakkan perekonomian masyarakat melalui tumbuhnya aktivitas UMKM. (Herput)


















