Pekalongan //Kowarka News – Terpilihnya Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) membawa harapan baru bagi penguatan program pemenuhan gizi masyarakat di Indonesia. Dukungan pun datang dari berbagai kalangan, termasuk Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Daerah Pemilihan (Dapil) XIII yang meliputi Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, dan Kota Pekalongan, Moh Rizki Iskandar Muda.
Moh Rizki menyampaikan ucapan selamat sekaligus dukungan penuh atas amanah besar yang kini dipercayakan kepada Sudaryono. Menurutnya, kepemimpinan baru di BGN diharapkan mampu membawa semangat kolaborasi yang lebih kuat dalam memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan secara optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Selamat kepada Bapak Sudaryono atas amanah baru sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Kami menyampaikan dukungan penuh dan berharap kepemimpinan beliau dapat semakin memperkuat pelaksanaan program-program strategis di bidang pemenuhan gizi masyarakat,” ujar Moh Rizki Iskandar Muda.
Ia menilai, Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar program pemenuhan kebutuhan makanan bergizi bagi masyarakat, khususnya anak-anak, tetapi juga memiliki dampak yang luas terhadap kehidupan ekonomi masyarakat di daerah.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Pemerintah daerah, UMKM, petani, peternak, nelayan, hingga penyedia jasa boga memiliki peran penting dalam membangun rantai pasok yang kuat, sehat, dan berkelanjutan.
“Kami optimistis di bawah kepemimpinan Sudaryono, Badan Gizi Nasional dapat semakin kuat membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan di daerah. Program ini harus mampu menghadirkan manfaat ganda, yaitu meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal,” katanya.
Moh Rizki menambahkan, keterlibatan pelaku usaha dan masyarakat lokal dalam pelaksanaan program MBG akan membuka peluang ekonomi baru. Para petani, peternak, nelayan, UMKM, dan penyedia jasa boga diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan program nasional tersebut.
“Di balik satu porsi makanan bergizi, ada kerja keras petani, peternak, nelayan, pelaku UMKM, dan banyak masyarakat lainnya. Karena itu, sinergi harus dibangun agar program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima makanan, tetapi juga mampu menghidupkan ekonomi masyarakat di daerah,” tuturnya.
Sebagai wakil masyarakat Jawa Tengah, khususnya Dapil XIII, Moh Rizki Iskandar Muda juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dapat semakin solid sehingga pelaksanaan program-program strategis nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis, dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata.
“Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya. Kami siap mendukung dan mendorong sinergi agar program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dapat berjalan optimal, khususnya di Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, dan Kota Pekalongan,” pungkasnya.
Dengan kepemimpinan baru di Badan Gizi Nasional, masyarakat berharap agenda pemenuhan gizi nasional semakin kuat, sekaligus membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku ekonomi lokal. Bagi Moh Rizki Iskandar Muda, keberhasilan program nasional akan semakin bermakna ketika manfaatnya benar-benar hadir di tengah masyarakat dan mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus menggerakkan perekonomian daerah. (RED)


















